Bumper belakang truk atau Rear Underrun Protection (RUP) menjadi salah satu perangkat tambahan yang dinilai penting menyangkut keselamatan di jalan.

Banyaknya kasus kecelakaan tabrak belakang pada truk memiliki resiko kematian yang tinggi. Terlebih lagi jika sasis truk berada pada posisi lebih tinggi dibandingkan kendaraan lain disekitarnya. Jika kendaraan tersebut menabrak bagian belakang truk, otomatis kendaraan terperosok masuk kedalam kolong belakang truk dan sasis truk langsung menghantam kepala pengemudi.

Sebagaimana himbauan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), bahwa RUP / Bamper Belakang memiliki peran penting dalam mengurangi resiko / fatalitas atas timbulnya korban jiwa ketika terjadi tabrakan pada bagian belakang truk.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 74 Tahun 2021 tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor, bahwa pemasangan RUP tersebut tertancum pada pasal 15 dan 16

Pasal 15

  1. Perisai kolong belakang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf a harus dipasang pada Kendaraan Bermotor jenis Mobil Barang dengan JBB mulai 5.000 Kg, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan
  2. Pemasangan perisai kolong belakang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh pembuat, perakit, pengimpor, dan/atau perusahaan karoseri.

Pasal 16

Perisai kolong belakang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 dipasang dengan ketentuan :

  • Menggunakan bahan besi atau sejenisnya
  • Berbentuk pipa atau persegi yang menutup penuh sisi belakang kendaraan atau paling sedikit 80% dari lebar total kendaraan yang pemasangannya paling sedikit sejajar atau tidak melebihi 100 mm dari ujung terluar bagian belakang dinding bak muatan kendaraan
  • Dipasang dengan ketinggian bagian sisi bawah dari perisai kolong belakang ke permukaan jalan tidak lebih dari 550 mm
  • Dipasang dengan ketinggian sudut pergi paling sedikit 8 derajat
  • Terpasang kokoh pada chassis atau subframe pada Kendaraan Bermotor dengan sambungan mur-baut (bolt-nut)

Selain memenuhi ketentuan yang tercantum dalam Pasal 15 dan 16 PM 74 Tahun 2021, dalam pemasangannya juga harus memenuhi ketentuan sebagai beriut :

  • Perisai kolong belakang atau RUP memiliki diameter atau ketebalan paling sedikit 100 mm
  • Perisai kolong belakang dapat dipasang pada ketinggian lebih dari 550 mm dan maksimal 700 mm, namun posisinya harus tetap sejajar dengan chassis
  • Perisai kolong belakang untuk bak muatan terbuka (dump truck) dapat dipasang tidak sejajar dengan ujung terluar bagian belakang dinding bak muatan (menjorok kedalam)
  • Untuk kendaraan bak muatan terbuka (arm roll) apabila sudah dilengkapi dengan bumper belakang maka tidak perlu dilakukan pemasangan bumper atau perisai kolong belakang
  • Bak muatan terbuka (car carier) tidak wajib dilakukan pemasangan perisai kolong belakang

Dengan adanya standar nasional mengenai pemasangan Rear Underrun Protection (RUP) atau Perisai Kolong Belakang, kami menghimbau dan berharap kepada para pemilik truk untuk segera melakukan pemasangan perisai kolong belakang atau RUP alias bumper belakang.