BIDANG PRASARANA DAN KESELAMATAN

Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan
Uraian tugas Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan adalah sebagai berikut:

  • merumuskan program dan rencana kerja serta rencana kegiatan di Bidang Prasarana dan Keselamatan sebagai pedoman kerja agar pelaksanaan program kerja sesuai rencana;
  • menelaah dan mengkaji peraturan perundang-undangan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis Bidang Prasarana dan Keselamatan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  • memberi petunjuk, arahan serta membagi tugas kepada bawahan dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan petunjuk teknis agar tugas dapat diselesaikan dengan tepat, efektif dan efisien;
  • mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan petunjuk teknis untuk kelancaran pelaksanaantugas;
  • menyelenggarakan konsultasi dan koordinasi baik vertikal maupun horizontal guna sinkronisasi dan kelancaran pelaksanaan tugas;
  • merumuskan bahan kebijakan teknis Bidang Prasarana dan Keselamatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan petunjuk teknis sebagai bahan kajian pimpinan ;
  • menyelenggarakan pelaksanaan kebijakan Bidang Prasarana dan Keselamatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan petunjuk teknis guna peningkatan mutu kegiatan;
  • mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan Bidang Prasarana dan Keselamatan berdasarkan data yang masuk dan pemantauan lapangan untuk mengetahui perkembangan serta permasalahan yang mungkin timbul;
  • melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan Bidang Prasarana dan Keselamatan dengan cara mengukur pencapaian program kerja yang telah disusun untuk bahan laporan dan kebijakan lebih lanjut;
  • mengevaluasi dan menilai prestasi kerja bawahan berdasarkan sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • melapporkan pelaksanaan program dan kegiatan Bidang Prasarana dan Keselamatan baik secara lisan maupun tertulis kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris sebagai wujud akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan tugas;
  • menyampaikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan secara lisan maupun tertulis sebagai masukan guna kelancaran pelaksanaan tugas di bidang Prasarana dan Keselamatan; dan
  • melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan, baik lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya.